Beralih ke menu navigasi utama Beralih ke bagian utama Beralih ke bagian footer website

PERAN MODAL SOSIAL DALAM MEMBANGUN HARMONISASI SOSIAL MASYARAKAT PEDESAAN

Abstrak

Modal sosial merupakan salah satu elemen penting dalam pembangunan masyarakat pedesaan. Keberadaan modal sosial yang terdiri atas kepercayaan, norma sosial, jaringan sosial, dan partisipasi masyarakat berperan besar dalam menciptakan kehidupan sosial yang harmonis. Artikel ini bertujuan untuk menganalisis peran modal sosial dalam membangun harmonisasi sosial masyarakat pedesaan serta mengidentifikasi faktor-faktor yang mendukung dan menghambat penguatan modal sosial. Penelitian ini menggunakan pendekatan studi kepustakaan dengan mengkaji berbagai literatur yang relevan mengenai modal sosial dan kehidupan sosial masyarakat pedesaan. Hasil kajian menunjukkan bahwa modal sosial berkontribusi dalam memperkuat solidaritas sosial, meningkatkan partisipasi masyarakat dalam pembangunan, mendorong penyelesaian konflik secara damai, serta memperkuat ketahanan sosial masyarakat. Kepercayaan antarwarga menjadi fondasi utama dalam membangun hubungan sosial yang sehat, sedangkan norma dan nilai budaya lokal berfungsi sebagai pedoman perilaku yang menjaga keteraturan sosial. Selain itu, jaringan sosial yang kuat memungkinkan masyarakat bekerja sama dalam berbagai kegiatan ekonomi, sosial, dan budaya. Namun demikian, modernisasi, individualisme, dan perubahan sosial yang cepat menjadi tantangan bagi keberlangsungan modal sosial di pedesaan. Oleh karena itu, diperlukan upaya kolaboratif antara pemerintah, tokoh masyarakat, dan warga untuk mempertahankan serta memperkuat modal sosial sebagai modal utama dalam mewujudkan harmonisasi sosial masyarakat pedesaan.

Kata Kunci

Modal sosial, harmonisasi sosial, masyarakat pedesaan, kepercayaan sosial, partisipasi masyarakat

pdf (Inggris)

Referensi

  1. Bourdieu, P. (1986). The Forms of Capital. New York: Greenwood Press.
  2. Coleman, J. S. (1988). Social Capital in the Creation of Human Capital. American Journal of Sociology, 94, 95–120.
  3. Fukuyama, F. (1995). Trust: The Social Virtues and the Creation of Prosperity. New York: Free Press.
  4. Hasbullah, J. (2006). Social Capital: Menuju Keunggulan Budaya Manusia Indonesia. Jakarta: MR-United Press.
  5. Putnam, R. D. (1993). Making Democracy Work: Civic Traditions in Modern Italy. Princeton: Princeton University Press.
  6. Putnam, R. D. (2000). Bowling Alone: The Collapse and Revival of American Community. New York: Simon and Schuster.
  7. Soekanto, S. (2017). Sosiologi Suatu Pengantar. Jakarta: Raja Grafindo Persada.
  8. Sugiyono. (2022). Metode Penelitian Kualitatif. Bandung: Alfabeta.
  9. Usman, S. (2018). Modal Sosial. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
  10. Wahyuni, S. (2021). Modal Sosial dan Pembangunan Masyarakat Pedesaan. Jurnal Sosiologi Pedesaan, 15(2), 101–115.